Ilmu
Kata ilmu berasal dari bahasa Arab (Ilmun)
yang berarti pengetahuan, kepandaian tentang sesuatu. Lawan kata ilmu ialah
(jahl) yang berarti kebodohan, ketidaktahuan. Seseorang dikatakan berilmu
apabila memiliki kemampuan atau kepandaian tentang sesuatu, misalnya
menggambar. Apabila kemampuan menggambarnya sangat baik, maka orang tersebut
dikatakan pandai menggambar atau ahli dalam menggambar. Sebaliknya, apabila
seseorang tidak mengetahui tentang sesuatu, dikatakan orang yang tidak tahu.
Apabila ketidaktahuannya sangat banyak (dalam berbagai hal), maka ia disebut
orang yang bodoh.
Islam
mewajibkan umatnya untuk menuntut ilmu karena dengan ilmu manusia akan selamat,
baik di dunia maupun akhirat. Bahkan, Allah Swt. Menyatakan bahwa seseorang
yang memiliki ilmu pengetahuan akan diangkat derajatnya ke tempat yang mulia.
Allah Swt. Akan meninggikan kedudukan atau derajat orang-orang yang beriman di atas orang-orang
yang tidak beriman dan meninggikan kedudukan orang-orang yang berilmu di atas
orang-orang yang tidak memiliki ilmu. Dengan berilmu, manusia dapat memacu
dirinya untuk bersaing dalam kehidupan di era globalisasi ini.
Komentar
Posting Komentar